Praacara Masa Orientasi Siswa (PRAMOS)

Hari ini di sekolah saya dilaksanakan praacara Masa Orientasi Siswa atau yang biasa disebut dengan PRAMOS. Kebetulan diacara yang hampir terakhir dari daftar seluruh kegiatan yang harus dilaksanakan OSIS angkatan 2009-2010, saya beruntung menjadi ketua panitia kegiatan. Jadi lumayan banyak deh ilmu yang saya dapatkan, daripada di kegiatan-kegiatan sebelumnya saat saya jadi anggota sie atau koordinator sie.

Well, mungkin ada diantara pembaca yang dulunya juga sekolah di SMA Negeri 1 Genteng (kakak seperguruan saya), catatan kali ini bisa jadi obat kangen terhadap SMA tercinta. Kakak-kakak juga bisa tahu sejauh mana SMA kita telah berkembang.

Acara hari ini dimulai pukul 06.30 lebih sedikit (kebetulan saya tidak sempat melihat waktu tepatnya saat acara dimulai), telat beberapa menit dari jadwal jam 06.30 WIB. Dibuka dengan doa, kemudian sambutan dari ketua OSIS, lalu sambutan dari Waka Kesiswaan.

Setelah sambutan, dilanjutkan perkenalan seluruh pengurus OSIS dan pengurus inti organisasi-organisasi lain selain OSIS. Seperti biasa, peserta didik baru diminta mencatat namanya untuk kemudian meminta tanda tangan kepada orang yang bersangkutan. Ada yang bilang hal ini perpeloncoan, tapi menurut saya enggak sih. Ini untuk menghangatkan suasana selama MOS aja. Untuk menjalin hubungan baik antara panitia dan peserta. Kakak kelas dan adiknya.

Ngomong-ngomong soal perpeloncoan, MOS tahun ini di sekolah saya bisa dikatakan bebas perpeloncoan atau hal-hal semacamnya. Gak ada lagi yang namanya atribut aneh-aneh dan gak masuk akal, gak ada lagi peserta harus jalan kaki (gak boleh naik kendaraan) 20 meter sebelum area sekolah. Gak ada lagi tugas-tugas konyol seperti cari bawang yang siungnya 7, dan beberapa unsur perperloncoan lainnya. Acara tahun ini full edukatif dan orientatif. Jadi kami memberikan acara-acara yang nantinya akan bermanfaat bagi mereka selama menempuh pendidikan di SMA, dan setelah SMA. Banyak deh, besok saya ceritakan lagi.

Lanjut ke cerita awal, setelah perkenalan pengurus organisasi, dilanjutkan dengan pembagian kelas untuk siswa baru. Setelah itu, mereka masuk ke kelas masing-masing didampingi para wakaba, dan senang-senang deh di kelas.

Ada sih saat-saat yang mungkin menegangkan bagi para peserta. Yaitu saat tatib masuk ke kelas. Tapi menurut saya sih, peserta yang paham betul perlunya penegak peraturan, akan enjoy aja saat tatib masuk ke kelas mereka.

Ya walaupun perpeloncoan dihapus, gak berarti tatib juga kan? Tatib dan perpeloncoan itu gak sama. Tatib itu masih perlu untuk ngajarin mereka yang masih manja-manja itu tentang kehidupan SMA. Ya intinya, ngebuat MOS jadi lebih sempurna lah.

Okay deh, sekian dulu post hari ini. Acara Pramos ditutup pukul 12.00 WIB, dilanjutkan rapat evaluasi untuk anak OSIS dan MPK. Isinya apa rapat evaluasi ini? Ya gak perlu saya ceritakan lah. Intinya, banyak pelajaran.

See you tomorrow.

Comments

Popular posts from this blog

Download Ringkasan Materi Fisika SMA Kelas 1-3 Lengkap

Pengalaman Magang di Traveloka (Summer Intern)

Visi, Misi, dan Tujuan Hidup

Transportasi dari UI ke Soekarno-Hatta

Bagaimana Cara Menghasilkan 30 Juta per Bulan saat Masih Mahasiswa?