Bagaimana Wartawan Bekerja?

  • 0
Hari ini saya bersama 200 lebih teman sekolah saya mengikuti diklat jurnalistik yang diadakan sekolah kami, SMA Negeri 1 Genteng bekerja sama dengan Radar Banyuwangi. Apa saja yang kami dapatkan hari ini? Dari yang sempat saya catat, ada beberapa hal penting.

Cara Kerja Wartawan

Jadi, di Radar Banyuwangi, ada beberapa orang dengan posisi masing-masing. Ada yang bekerja sebagai wartawan, redaktur, dan layouter. Wartawan adalah orang yang mencari berita. Wartawan sendiri terbagi berdasarkan spesialisasinya. Ada wartawan kriminal, olah raga, politik, dan umum. Para wartawan tersebut bertugas mencari berita berkaitan dengan spesialisasinya. Berdasarkan ketentuan perusahaan, setiap orang harus menulis minimal 3 berita dalam sehari. Jika dari beberapa wartawan ada yang tulisannya sama, kemudian akan diseleksi mana yang akan diterbitkan. Yang bertugas melakukan seleksi berita ini adalah redaktur.

Setelah berita-berita terpilih, selanjutnya adalah tugas layouter atau biasa disebut juga layoutman. Tugasnya adalah mengatur berita-berita yang telah terpilih agar siap cetak. Selanjutnya, berita-berita yang sudah ditata menjadi cantik tersebut disimpan dalam file berformat PDF, yang kemudian akan dikirim ke percetakan untuk dicetak.

Rukun Iman Berita

Dalam dunia para jurnalis tersebut, dikenal istilah rukun iman berita. Disini disebutkan 13 kriteria yang menjadikan suatu berita layak untuk dimuat:

  1. Aktual, yang berarti berita tersebut sedang hangat dibicarakan orang,
  2. Eksklusif, berarti hanya sebagian yang tahu,
  3. Dramatik, kejadiannya menarik. Misalnya kejadian yang tragis,
  4. Tokoh, artinya kejadiannya menimpa seorang berpengaruh,
  5. Informatif,
  6. Baru, berarti kejadiannya baru pertama terjadi,
  7. Unik: aneh, lucu, ringan berisi,
  8. Magnitude: mengandung kedekatan/getaran emosi dengan pembaca,
  9. Progsimity: kedekatan jarak dengan pembaca,
  10. Trend, berarti memberitakan sesuatu yang sedang digandrungi masyrakat,
  11. Misi, berarti punya tujuan pemberitaan,
  12. Sensasi, berarti sesuatu yang berbau bombastis, dan
  13. Kontroversial, berarti terdapat pihak-pihak yang bertentangan pendapat.

Yang Menjadikan Berita Tidak Dimuat

Sebagaimana yang saya sebutkan di atas, tidak semua hasil kerja wartawan dapat dimuat. Berikut ini yang menyebabkan berita tidak dimuat.

  1. Data kurang akurat,
  2. Faktor keamanan,
  3. Penulisan beritanya sepihak,
  4. Bertentangan dengan rukun iman berita,
  5. Terbatasnya halaman, misalnya karena banyaknya iklan, dan
  6. Enggel yang diangkat kalah menarik dengan berita yang lain.

Sekian dulu catatan untuk hari ini. Masih ada beberapa materi yang belum saya bagikan, akan saya terbitkan besok. Semoga ini bermanfaat untuk teman-teman. Jika ada yang perlu ditanyakan, monggo ditulis di kotak komentar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar