Makna Kesungguhan

Belajar. Kalau gak sungguh-sungguh, ilmu gak dapat, energi terbuang, waktu tersita, uang pun terhambur sia-sia. Untuk apa hidup jika begitu-begitu saja? Gak ada yang seru. Gak ada tantangan. Gak produktif. Gak menyumbang apapun untuk dunia. Coba kalau sungguh-sungguh. Ilmu dapat. Hidup jadi lebih mudah. Segala dana yang dikeluarkan gak sia-sia. Gak percuma melakukan segalanya.

Ibadah. Kalau sungguh-sungguh, membuat kita lebih dekat ke Tuhan. Lebih mengenal Tuhan. Lebih mengenal agama kita. Lebih mengenal diri sendiri. Lebih mengenal hidup. Dan akhirnya hidup jadi lebih baik. Hidup ada gunannya. Kalaupun tiba-tiba malaikat maut menjemput, kita gak akan takut, karena hidup udah kita laksanakan dengan sungguh-sungguh. Alih-alih takut bertemu Tuhan, kita malah senang.

Beriman. Untuk apa beriman kalau gak sungguh-sungguh? Siapa yang tahu kalau di akhirat Tuhan itu benar-benar ada? Kalau gak sungguh-sungguh beriman, mending gak usah beriman sekalian kan? Gak capek-capek ibadah dan macem-macemnya. Tapi karena udah memilih beriman, ya berimanlah dengan sungguh-sungguh. Taqwa. Kalau kehidupan akhirat itu ada, kita beruntung. Kalau gak ada, kita gak rugi. Karena dalam proses beriman itu kita sudah mendapat banyak hal positif. Dan setahu saya, sesuatu yang dijalankan dengan sungguh-sungguh itu akan menghasilkan kepuasan dalam jiwa.

Sungguh-sungguh. Lakukan sesuatu dengan baik atau tidak sama sekali.

PS: Curahan jiwa yang sedang gundah dan lelah menghadapi hidup.

Comments

Popular posts from this blog

Download Ringkasan Materi Fisika SMA Kelas 1-3 Lengkap

Pengalaman Magang di Traveloka (Summer Intern)

Visi, Misi, dan Tujuan Hidup

Transportasi dari UI ke Soekarno-Hatta

Bagaimana Cara Menghasilkan 30 Juta per Bulan saat Masih Mahasiswa?