February 15, 2010

Visi, Misi, dan Tujuan Hidup

Mari kita mulai tulisan kali ini dengan menyamakan keyakinan kita bahwa hidup ini terlalu penting untuk dilewatkan begitu saja. Kita tanamkan dalam-dalam dalam hati dan pikiran, bahwa hidup kita ini begitu berharga, dan kita wajib mensyukurinya. Sebagai rasa syukur atas pemberian hidup yang sangat berharga ini, kita harus membuat kehidupan ini indah dan hebat.

Bagaimana cara membuat kehidupan ini menjadi hebat? Coba Anda tebak! Ya, benar sekali. Dengan mengenali kehidupan ini. Pernahkah Anda dalam suatu hari, berpikir tentang apa gunanya kita diciptakan di dunia? Pernahkah Anda berpikir, apa yang akan dikenang oleh orang-orang sesudah kita, setelah kita meninggal nanti? Pernahkah Anda berpikir, sebenarnya apa yang diharapkan Tuhan untuk kita lakukan di dunia ini?

Jika Anda pernah, seharusnya Anda sudah mempunyai visi, misi dan tujuan dalam hidup ini. Itu bagus sekali! Tapi bagi yang belum, jangan khawatir. Bersyukurlah kita masih muda.

Okay, kita mulai dengan mengenal apa sih visi, misi dan tujuan itu? Anda tahu jawabannya? Ya, visi adalah suatu gambaran keadaan yang kita harapkan akan terjadi di masa depan. Dan untuk mewujudkan visi tersebut, kita menggunakan misi. Misi adalah peranan yang kita ambil dalam hidup ini dalam rangka mewujudkan impian dalam visi kita. Sedangkan tujuan, adalah bagian-bagian kecil dari visi-misi kita, yang jika bagian-bagian tersebut tercapai, akan membuat kita semakin dekat dengan visi dan misi kita. Tujuan dalam pengertian ini sering disebut pula sebagai target atau goal. Okay, agar kompak kita gunakan istilah goal saja.

Misalkan saja, visi saya adalah Indonesia yang beradab dan makmur, tak ada lagi anak tidak sekolah, orang tidur di kolong jembatan, peminta-minta di lampu merah, orang mencuri, ngerampok, memperkosa, dan membunuh. Saya ingin warga negara Indonesia dapat menikmati dan mensyukuri apa-apa saja yang memang seharusnya mereka dapatkan di dunia ini. Dengan visi tersebut, saya memilih misi sebagai seorang yang kaya. Kaya ilmu dan harta. Oleh karena itu, saya ingin diri saya berperan sebagai bisnisman dan public speaker (guru, motivator, pelatih, dan konsultan).

Nah, untuk mencapai visi dan misi tersebut, saya juga punya goal. Diantaranya, mendapat peringkat 1 pada semester 4, 5, dan 6 di SMA, lalu mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB, lalu mendirikan bisnis saya sendiri. Jika dirasa sudah cukup bekal, saatnya saya berbicara di depan publik, berfokus untuk membagikan pengetahuan dan ilmu yang telah saya pelajari.

Itulah contoh visi, misi, dan tujuan (goal) dalam hidup. Tidak semua orang memiliki visi, misi, dan tujuan yang sama. Dan memang tidak harus sama. So, Anda bisa menggunakan contoh di atas untuk mulai menemukan dan mengamalkan apa visi, misi, dan tujuan hidup Anda sebagai manusia yang mulia di muka bumi ini.

Sukses ya! See you di tulisan berikutnya!

No comments:

Post a Comment